Suara Hati
"Tentang akhlak dan Postinganku, Jangan terkecoh, atau tertipu." Ketika saya menulis, memposting, atau menshare kalimat baik, bukan semata-mata saya sudah berakhlak baik dan sudah sempurna. Jika postingan sosial media (socmed) dijadikan alat ukur keshalihan seseorang, maka akan mudah keshalihan itu dimanipulasi. Jika saya dalam postingan saya mengandung atau berbau dakwah, nasehat, kritik atau sebagainya, bukan juga berarti bahwa saya lebih baik dari saudara sekalian. Bahkan, mungkin saya belum bisa mengamalkan semua dari apa-apa yang saya share. Di samping semua itu, sebenarnya tertuju untuk diri saya sendiri. Jika anda setuju dengan suara dan pemikiran saya, ya angkat cangkir kopinya. Juga jika anda tidak setuju dengan saya, ya tidak apa-apa, dan jangan lupa angkat cangkir kopinya.. ☕